Panduan Melapis Permukaan Batuan

Perlukah MelaPis batu alaM di rumah dengan coating atau cat transparan? Bila Anda menghendaki tampilan yang bersih dari jamur dan lumut, coating menjadi sebuah keharusan. Namun, jika ingin menghasilkan tampilan batu alam yang lebih alami dengan keberadaan lumut yang menempel, penggunaan coating bisa diabaikan. Fungsi utama dari cat transparan sendiri merupakan pelapis permukaan agar batuan tetap kering. Air yang meresap di poripori atau celah batu bisa berpotensi menghadirkan lumut dan jamur. Cat transparan kini kerap diaplikasikan pada bidang rumah yang diekspos. Misalnya batu bata, plesteran, bata ringga, hingga beton. Tujuannya tetap sama, meminimalkan pertumbuhan jamur dan lumut. Dinding pun tak mudah lapuk. Namun, perbedaan fungsi coating dengan cat warna membuat pengerjaannya sedikit berbeda. Alhasil, muncul banyak pertanyaan tentang bagaimana melapis batuan dengan tepat. Dari sekian banyak pertanyaan yang ada, berikut pertanyaan dan jawaban yang bisa menjadi panduan Anda menghasilkan tampilan batuan agar tetap menawan

Baca Juga : Jual Genset Jakarta

  • anti-bocor alias pakah coating batuan bisa menjadi pelapis waterproofing? Coating batu alam umumnya bersifat atau menolak air. Fungsi ini berbeda dengan sifat water repellent pelapis antibocor yang waterproof. Jika waterproofing lebih bertujuan untuk menahan rembesan air atau tekanan air, sifat water repellent lebih pada menolak air. Jadi sifat water repellent membuat air tidak menempel pada permukaan substrat dan tidak berkesempatan meresap masuk ke dalamnya.
  • Bagaimana cara melindungi dinding batu Bata ? Batu bata, yang berpori dan mudah menyerap air, butuh pelapis khusus untuk menghindarkannya dari berlumut dan lapuk. Untuk perlindungan maksimal, Anda bisa menggunakan coating berbahan silikon. Bahan ini mempunyai sifat menolak air (water repellent), sehingga permukaan batu bata ekspos tersebut tetap kering dan bersih. Dengan permukaan yang kering, jamur dan lumut tidak mudah tumbuh di atas permukaan bata
  • Bila memasang batu kali sebagai dinding perlukah celah antar batuan juga dicoating? Pemasangan batu kali kerap menghasilkan jeda nat yang cukup lebar. Celah nat ini yang kemudian berpotensi sebagai tempat lumut dan jamur tubuh. Agar pertumbuhan lumut dan jamur bisa dikurangi, pastikan seluruh permukaan batu alam dan seluruh permukaan semen perekat (nat) tertutup oleh lapisan cat. Dengan cara ini, kemungkinan air meresap masuk melalui celahcelah nat bisa ditutup oleh cat transparan

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *