Supaya bisa lebih memahami lagi tentang makna manajemen, ada tiga konsep manajemen yang bisa dipelajari. Ketiga konsep ini akan membantu memahami manajemen secara luas dari berbagai sudut pandang.

Manajemen adalah Faktor Ekonomi

Menurut sudut pandang ekonom, manajemen adalah salah satu faktor yang diproduksi bersama yang melibatkan ruang tanah, tenaga kerja serta modal. Pada saat suatu negara meningkat dalam sektor industri, maka kebutuhan manajemen juga membesar. Sumber daya manajerial pada perusahaan atau industri menentukan besar kecilnya produktivitas dan profit.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Beasiswa Jerman

Manajemen adalah Konsep Otoritas

Pada sudut pandang seorang administrator, manajemen menjadi sebuah otoritas. Menurut sejarahnya, manajemen pertama kali dikembangkan melalui filsafat otoriter. Kemudian mempengaruhi kepemimpinan paternalistik. Namun karena keprihatinan terhadap kebijakan dan prosedur di dalamnya, maka muncullah manajemen konstitusional. Barulah tren manajemen mengarah pada demokrasi.

Manajemen adalah Sistem Kelas dan Status Sosial

Para sosiolog dilihat manajemen sebagai sistem kelas dan status sosial. Kompleksitas hubungan dalam masyarakat modern semakin meningkat. Banyak masyarakat yang dituntut untuk memiliki pendidikan tinggi. Pada kelas yang lebih tinggi, koneksi keluarga dan politik tidak lagi menjadi pandangan utama, tetapi lebih ke kemampuan secara pribadi dan pendidikannya.

Karakter yang Ada dalam Manajemen

Arti manajemen dan fungsinya telah dijelaskan secara terperinci, kini saatnya masuk ke dalam karakter dalam manajemen. Supaya mampu menjalankan manajemen dengan tepat dan meraih tujuan yang telah ditetapkan maka ada beberapa karakter yang harus dimiliki. Berikut ini tujuh karakter yang dimiliki.

Manajemen Dicapai dengan Usaha Orang Lain

Seringkali manajemen juga didefinisikan sebagai penyelesaian suatu hal dengan upaya orang lain. Selain manajer ada juga akuntan, analis sistem, salesman dan sejumlah karyawan lainnya yang bekerja. Namun sudah menjadi tugas manajer untuk mengintegrasikan semua tugas mereka.

Manajemen Memiliki Orientasi Tujuan

Seorang manajer akan memutuskan perhatian dan upaya yang dilakukan tim menghasilkan tindakan yang berhasil. Ada juga keinginan untuk mendapatkan prestasi. Oleh karena itu setiap orang dalam manajemen tahu atau mengenali kapan dan di mana harus memulai. Ditambah lagi dengan menjaga sesuatu yang bergerak dan melakukan pendekatan yang orientasinya terhadap tujuan.

Manajemen Tidak Dapat Digantikan

Manajemen tidak dapat digantikan dengan lainnya, bahkan komputer pun tak dapat menggantikan cara kerja manajemen. Komputer adalah sebuah alat yang sangat berfungsi banyak dalam manajemen. Seorang manajer dapat bekerja dan memperluas wawasannya serta memberikan informasi kepada pegawai lainnya melalui komputer.

Namun keterbatasan komputer yaitu tidak dapat bekerja sendiri inilah yang menjadikannya tak dapat menggantikan manajemen. Komputer hanyalah alat yang akan membantu dalam analisis data, memperoleh informasi, dll.

Manajemen Tidak Dapat Dilihat

Manajemen juga sering disebutkan sebagai kekuatan yang tidak terlihat. Hadirnya manajemen dapat dibuktikan oleh hasil usaha dari semua karyawan yang disiplin. Sehingga produktivitas yang tinggi, surplus pun akan terlihat. Walaupun tidak dapat dilihat, namun manajemen dapat dirasakan.

Manajemen Dapat Memastikan Kehidupan yang Lebih Baik

Dalam manajemen, seorang manajer dapat melakukan banyak hal yang tujuannya meningkatkan lingkungan kerja. Juga mendorong orang untuk melakukan hal lebih baik, mendapatkan kemajuan dan membawa harapan supaya hal yang lebih baik dicapai dalam hidup.

Studi manajemen juga telah berkembang sebagai lebih dari sekedar penggunaan sarana untuk mencapai tujuan dalam sebuah perusahaan. Termasuk di dalamnya adalah moral dan etika untuk meraih tujuan yang benar. Manajemen yang merupakan ilmu dan seni akan menyatukan orang dalam mencapai tujuan yang diinginkan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *